Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih dan Yang Maha Penyayang
Alhamdulillah our journey was smooth sailing. The feeling was the same as before in all my catatan hati post written last year- Only this time I think that my soul understand it better spiritually.
My children was still too small to understand the spiritual journey- We managed to complete Umrah wajib with them tagging along (dalam kemengantukan yang amat sangat and dalam tantrum kepenatan). And when asked what tawaf is, Qayyum would say that " tawaf tu pusing kaabah tapi penat sangat" - what is saie then? "Saie jalan jalan pijak batu syurga"
I hope that this journey will somehow terpahat didalam hati dan minda mereka. May they remember the moment of being here.Hopefully hati halus mereka terpahat di sini and hopefully rindu akan memanggil mereka ke sini lagi with their spouses and children ( and me tagging along again, insyaAllah jika umur panjang).

3 comments:
Seronoknya dpt jemputan jadi tetamu Allah lagi. Budak-budak tu beruntung kecik-kecik dah dpt jejakkan kaki di sana.
Salam kak.....
Lama rasanya kan kita tak borak cam jaman dulu..hehe.segala yang pedih kita lalu dulu,da pun berlalu....
Bestnye...bertuah akak sekeluarga dapat jejak kaki ke bumi yang terindah...anak anak lah bertuah,walaupun tak memahami sepenuhnya,tapi rezeki kan..
Saya belum kesampaian rejeki nya lagi..doakan ye..insyaallah,mudahan.
ashra soon dear insyaAllah - pray hard :)
unai- alhamdulillah- jom jumpa- so long have not met you - eda dtg umah u la haha
Post a Comment